Maju truz …










Anda seorang yang akan mencari pendapatan untuk keperluan hidup atau ingin menambah pendapatan.
Mungkin anda juga mengalami kondisi “bingung” untuk menentukan langkah apa yang akan anda jalankan.
Sebagai pilihan katakanlah :
A. Ikut MLM
B. Wirausaha
C. Bekerja (sampingan)
D. ?
Sebagian anda akan memilih A, B atau C
Namun saya saran kan memilih D
Apakah D
D adalah pilih sesuatu yang anda pahami
Bagaimana untuk memahaminya, carilah informasi sebanyak mungkin terhadap hal-hal diatas.
Dari segi positif s/d negatif pilihan diatas.
Olah dalam kerangka pikiran anda dan ambil keputusan dengan pola yang objektif (melihat fakta dan data yang ada)
Memang proses diatas akan terasa lama dan sedikit menguras fikiran, namun yakinlah tindakan yang dilakukan berdasarkan sebuah penelaahan akan memiliki kekuatan yang lebih dibanding tindakan berdasarkan emosional sesaat.
Ingat sholat istikharoh adalah solusi kepasrahan kita kepada Maha Pemberi Rezeki
InsyaAllah … langkah anda akan berkah keberhasilan dan kegagalan adalah keputusan-NYA. Namun dalam keberhasilan dan kegagalan anda akan anda temui sebuah hikmah yang bermanfaat dalam hidup anda.
NB: Langkah ini untuk menjaukan anda dari penipuan, arisan fiktif, bisnis fiktif, modal hilang dibawa lari, money game dan berbagai masalah dalam ranah bisnis yang bermasalah.
Mengakui kesalahan diri sendiri terkadang menjadi sesuatu hal yang sulit bagi sebagian orang.
Kita lebih ingin untuk menyembunyikannya bahkan sampai pada tahap berbohong pada diri sendiri dan orang lain.
Sebagai contoh :
Saat kita berbuat salah dikantor, kita jadi takut mengakuinya pada atasan kita. Dalam fikiran kita bergejolak fikiran yang beraneka ragam dari yang positif sampai yang negatif, namun angan- angan yang buruk seakan mendominasi.
Dari : takut dimarahi dengan kata-kata keras, potong gaji, di hukum skorsing, bahkan dipecat. Karena kekhawatiran tersebut akhirnya beberapa dari kita malah berbohong.
Berbohong pada diri sendiri dan atasan kita.
Hal ini ku alami siang ini, ku lakukan kesalahan (walaupun kecil) yang membuat tugas ku tidak terselesaikan dg baik. Akhirnya dengan dukungan temanku untuk menceritakan keadaan yang sebenarnya kepada atasan ku … dan Al hamdulillah … walaupun sedikit kecewa akhirnya dia memaafkan saya.
Lega rasanya … dan hikmah yang dapat saya ambil adalah agar lebih berhati-hati dan bersungguh-sungguh dalam bekerja dan menjaga amanah atasan atau perusahaan.
Ya Robb .. Jauhkan hamba-MU ini dari sifat buruk “berbohong”.